You have been redirected to your local version of the requested page

Termometri memungkinkan titrasi natrium secara langsung pada bahan pangan.

13 Nov 2025

News

in

White paper ini menjelaskan bagaimana penentuan kadar natrium dalam makanan menggunakan titrasi termometri memberikan hasil yang akurat, membutuhkan sangat sedikit pekerjaan, dan dapat diotomatisasi sepenuhnya — menjadikannya pilihan ideal untuk aplikasi analisis rutin.

Saya menerima Metrohm AG dan anak perusahaan serta seluruh distributor untuk menyimpan data sesuai dengan Kebijakan Privasi serta dapat menghubungi saya melalui e-mail, telefon, maupun surat menyurat untuk kepentingan membalas kebutuhan saya ataupun memeberikan informasi mengenai iklan dan promosi. Saya dapat membatalkan pemberian informasi dengan menghubungi info@metrohm.com.

This field is required.

Titrasi argentometri terhadap klorida umumnya digunakan untuk menentukan jumlah natrium dalam bahan pangan. Pendekatan ini berasumsi bahwa semua ion natrium dalam sampel berasal dari natrium klorida. Namun, natrium juga bisa berasal dari sumber lain, seperti monosodium glutamat. Oleh karena itu, mengasumsikan bahwa kandungan klorida setara dengan kandungan natrium dapat menghasilkan hasil yang tidak akurat. Titrasi langsung natrium menggunakan deteksi titik akhir termometrik mengatasi masalah ini.

The OMNIS Titrator can be equipped for thermometric titrations. The OMNIS platform supports parallel titration and can be easily expanded for fully automated analyses.

Thermometric titration (TET) didasarkan pada prinsip bahwa suatu reaksi kimia menghasilkan perubahan entalpi. Selama titrasi, titran ditambahkan dengan laju konstan, dan perubahan suhu yang terjadi diukur. Termometer yang sangat sensitif dan memiliki respons cepat digunakan untuk mendeteksi titik akhir titrasi.

Karena TET hanya bergantung pada perubahan suhu untuk menentukan titik akhir, tidak diperlukan kalibrasi sensor. Perawatan sensor pun minimal, dan sensor dapat disimpan dalam keadaan kering di antara titrasi.

Titrasi termometrik ion natrium didasarkan pada pembentukan presipitat elpasolit (NaK₂AlF₆). Reaksi presipitasi ini bersifat eksoterm, sehingga menghasilkan kenaikan suhu selama titrasi. Aluminium nitrat berfungsi sebagai titran, sementara kalium dan amonium hadir dalam jumlah berlebih untuk memastikan presipitasi berlangsung sempurna.

Titrasi ini hanya memerlukan persiapan sampel yang minimal. Yang diperlukan hanyalah homogenisasi sampel secara menyeluruh dan pelepasan natrium dari matriks secara lengkap. Hasil yang akurat dapat diperoleh dalam waktu kurang dari dua menit. Titrasi termometrik dan penerapannya pada sampel makanan dijelaskan secara rinci dalam sebuah white paper dari Metrohm.

Unduh White Paper

Download your copy here

Penentuan kadar natrium dalam makanan menggunakan titrasi termometrik memberikan hasil yang akurat, memerlukan sangat sedikit pekerjaan, dan dapat diotomatisasi sepenuhnya — menjadikannya pilihan ideal untuk aplikasi analisis rutin. Pelajari lebih lanjut dalam White Paper ini.